8 Tips Untuk Memulai Kebiasaan Baru Agar Hidup Produktif, Yuk Mari Merapat !

damienmjones – Pasti ada aja keinginan untuk meninggalkan kebiasaan atau kesalahan lama, memperbaiki diri ke arah hidup produktif dan memulai hari dengan motivasi baru.

Berbagai pencapaian udah di-list sejak jauh-jauh hari biar nggak cuma tahun aja yang baru, bulan aja yang baru atau hari aja yang baru, tapi juga diri kita. Mulai dari memulai kebiasaan baru, goals yang ingin dicapai, dan lain sebagainya. Kalau kata orang-orang sih, “new day, new me”. Kamu termasuk salah satunya?

Semuanya diperbaiki mulai dari kebiasaan lama yang kurang baik pun juga turut diperbaiki. Teman-teman yang hobi rebahan bisa coba untuk menganti aktivitas dengan olahraga.

Kamu yang sebelumnya suka malas belajar coba untuk ganti menjadi lebih rajin belajar. Kebiasaan begadang sampai subuh, mau diganti dengan kebiasaan tidur di bawah jam 10 malam. Hmm.. memang bagus sih, membangun kebiasaan baru yang lebih baik, tapi memangnya kamu yakin kebiasaan itu bisa bertahan lama? Kamu yakin kamu nggak akan tiba-tiba menyerah di tengah jalan?

Kamu bisa mempraktikkan cara membangun kebiasaan baru, Gimana sih caranya memulai kebiasaan baru? Yuk, kita bahas satu per satu!

Fokus untuk Menghilangkan Kebiasaan Buruk

Kebiasaan buruk adalah perilaku tidak sehat yang sering kita lakukan sehingga menjadi otomatis.

Jika kamu ingin hidup produktif, kamu bisa membangun kebiasaan baik bisa dilakukan dengan cara menghilangkan kebiasaan buruk, seperti mengonsumsi makanan cepat saji, melewatkan olahraga, minum alkohol berlebihan, merokok, atau begadang untuk menonton TV atau menjelajahi media sosial dapat memengaruhi kesehatan mental dan fisik Anda, meningkatkan stres, dan bahkan memperburuk gejala depresi atau kecemasan.

Kebiasaan buruk juga dapat berupa perilaku sosial. Misalnya, jika anda terbiasa menjadikan diri Anda sebagai pusat perhatian dalam setiap percakapan, hal itu dapat mengganggu orang-orang di sekitar anda dan menciptakan keretakan dalam hubungan terdekat anda atau jika anda adalah tipe orang yang selalu ingin menyenangkan orang lain dan selalu mengatakan “ya” tanpa berpikir, orang lain mungkin akan memanfaatkan kebaikan Anda, yang berdampak pada kesejahteraan Anda sendiri.

Menghilangkan kebiasaan buruk ini tidak mudah untuk dilakukan cuma-cuma. Nah, makanya itu, kamu perlu menggantinya dengan kebiasaan baik.

Misalnya, kalau kamu ingin mengurangi screen time media sosial, kamu bisa mengantinya dengan membaca buku untuk mengalihkan screen time tadi.

Fokuslah pada perubahan satu kebiasaan dalam satu waktu, mencoba mengubah beberapa kebiasaan sekaligus seringkali terasa berat dan sulit untuk dipertahankan.

Lebih mudah juga untuk merasa putus asa ketika mencoba mengubah terlalu banyak hal sekaligus, jika gagal mengubah satu kebiasaan, Anda mungkin merasa tanpa harapan dan memutuskan untuk menyerah mengubah kebiasaan lainnya juga. Bagi kebanyakan orang, lebih baik memfokuskan perhatian pada satu kebiasaan buruk dalam satu waktu. Anda dapat memberikan perhatian penuh pada kebiasaan tersebut dan kemudian beralih ke kebiasaan berikutnya ketika sudah merasa yakin telah berhasil menghilangkan kebiasaan pertama.

Mulailah dengan Kebiasaan yang Kecil

Mulailah membangun kebiasaan baru dengan langkah kecil baru dalam keseharianmu biar bisa nerapin hidup produktif . Buatlah sekecil mungkin sampai nggak ada kemungkinan kamu merasa malas untuk melakukan kebiasaan itu.

Memulai hari dengan kebiasaan kecil seperti minum air putih, merapikan tempat tidur, atau peregangan 5 menit dapat meningkatkan produktivitas dan suasana hati.

Konsistensi pada tindakan sederhana lebih berdampak daripada perubahan besar yang drastis. Tujuannya adalah menciptakan “pencapaian kecil” di pagi hari agar pikiran lebih jernih dan terstruktur. Kamu bisa memulai membangun kebiasaan berolahraga selama 15 menit per hari dengan melakukan gerakan-gerakan yang ringan terlebih dahulu atau kamu bisa memulai kebiasaan belajar dengan mempelajari hanya 1 mata pelajaran terlebih dahulu per harinya, kemudian cobalah untuk konsisten melakukan kebiasaan kecil itu selama beberapa hari tanpa skip.

Jangan memaksakan semua kebiasaan dilakukan sekaligus dan jadikanlah rutinitas yang konsisten, bukan sekadar tugas.

Tingkatkan Level Hidupmu Sedikit Demi Sedikit

Kunci utama meningkatkan level hidup dengan mengembangkan pola pikir dan pengembangan diri.

Kamu bisa mulai hidup produktif dengan meningkatkan level dari kebiasaan baru itu sedikit demi sedikit.

Misalnya, selama minggu pertama kamu sudah terbiasa olahraga selama 15 menit per hari, maka kamu bisa meningkatkan durasi menjadi 25 menit per hari pada minggu kedua atau di minggu ini kamu sudah terbiasa meminum jus buah setiap pagi, kamu bisa meningkatkan level menjadi meminum jus buah tanpa gula pada minggu berikutnya. Seiring dengan berjalannya waktu, nggak terasa kamu akan mencapai level yang kamu idam-idamkan.

Jadi, Naik Level itu apa?

Sederhananya, itu berarti melakukan langkah untuk menjadi lebih baik.

Jika kamu pernah bermain video game, mulai dari Mario Kart hingga Minecraft, kamu akan memahami konsep ‘naik level’ karena maju ke level berikutnya dalam permainan, kamu perlu mengasah keterampilan, membuka alat baru, menaklukkan rintangan di jalan anda, dan mengambil risiko.

Demikian pula, peningkatan kualitas hidup dapat digambarkan sebagai proses pengembangan diri yang disengaja di mana kamu berlatih, mengeksplorasi, belajar, merevisi, dan pada akhirnya, tumbuh menjadi versi diri anda yang lebih baik.

Pecah Kebiasaan Barumu Menjadi Beberapa Bagian

Saat anda sedang meningkatkan sedikit demi sedikit level dari kebiasaan barumu, bisa banget nih buat pecahin kebiasaan baru itu menjadi beberapa bagian.

Misalnya, kamu itu sudah berhasil meningkatkan durasi belajarmu hingga 2 jam per hari, maka kamu bisa memecahnya menjadi 2 sesi yang masing-masing berdurasi 1 jam atau kalau kamu sudah terbiasa olahraga selama 30 menit per hari, kamu bisa memecahnya menjadi 2 sesi yang masing-masing terdiri atas 15 menit.

Hal ini perlu kamu lakukan agar kamu bisa tetap konsisten meningkatkan level tanpa merasa cepat lelah atau bosan dengan kebiasaan barumu. Selain itu, hal ini juga bisa melatih kamu untuk lebih bijak dalam memanajemen waktu.

Kamu bisa memberikan penghargaan kecil (Reward) setelah melakukan satu pecahan kebiasaan, berikan kepuasan instan agar otak mengingatnya sebagai perilaku positif. Ini dapat memperkuat siklus kebiasaan dalam hidupmu.
Dengan memecah kebiasaan menjadi langkah-langkah kecil, perubahan yang terlihat berat akan menjadi lebih mudah, konsisten, dan tahan lama.

Pertahankan Kecepatan yang Membuat Kamu Nyaman

Mempertahankan kecepatan yang membuat kamu nyaman, alias yang sabar aja! Tidak perlu ngebut-ngebut kayak pembalap, tapi juga jangan terlalu lamban kayak siput. Kamu tetap harus menaikkan level dari kebiasaan barumu sedikit demi sedikit sesuai dengan kemampuan kamu, tapi nggak perlu terburu-buru atau memaksakan diri.

Mempertahankan kecepatan yang nyama dalam hidup tidak terlalu lambat hingga tertinggal, namun tidak terlalu cepat hingga mengalami burnout sangat penting untuk menjaga kesehatan mental. Pendekatan ini sering disebut sebagai hidup seimbang.

Jika kamu lelah, kamu boleh beristirahat sejenak lalu segera kembali lagi ke jalur. Santai aja, tapi tetap serius. Dengan begitu, kamu bisa mencapai hasil akhir yang kamu inginkan tanpa merasa terbebani dengan prosesnya.

Tetap semangat! Ingat, hidup itu bagaikan marathon, bukan sprint, jadi jangan terburu-buru supaya kamu bisa menikmati prosesnya.

Bangun Kegiatan yang “Fleksibel”

Bangunlah kegiatan yang mudah untuk dilakukan seperti saat kamu sedang sibuk atau tidak bersemangat, hal ini tentu akan berpengaruh pada konsistensimu dalam membangun kebiasaan baru. Maka dari itu, buatlah goals yang lebih mudah dicapai.

Membangun kegiatan fleksibel untuk kesehatan mental bertujuan meningkatkan psychological flexibility atau kemampuan beradaptasi dengan situasi baru, mengelola stres, dan tetap hadir secara emosional.

Kegiatan ini harus mudah disesuaikan dengan rutinitas harian dan tidak menambah beban mental.

Fokus pada apa yang bisa dikendalikan dan menerima emosi yang muncul tanpa menyalahkan diri sendiri.

Misalnya, di tahun yang baru ini kamu ingin rajin melakukan workout jadi lebih baik menentukan target durasi workout yang lebih mungkin untuk dicapai meskipun kamu sedang dalam keadaan malas atau sibuk. Kamu dapat menyesuaikan target durasi workout-mu misalnya 15 menit sehari, daripada tidak workout sama sekali, ya kan?

[taxopress_relatedposts id=”1″]

Tetapkan Tujuan

Hidup Produktif

Poin ini penting ya guys! Kamu harus tau dulu apa yang ingin kamu capai agar kebiasaan baru ini lebih mudah untuk dibangun.

Kamu harus breakdown dulu definisi disiplin atau hal-hal apa saja yang harus dilakukan agar bisa disiplin. Dari situ, pilihlah kebiasaan baru yang bisa kamu lakukan. Meningkatkan Motivasi Diri untuk Meraih Tujuan merupakan hal penting yang perlu dimiliki setiap individu yang ingin berkembang. Motivasi berperan sebagai bahan bakar dalam perjalanan menuju kesuksesan. Tanpa motivasi yang kuat, kamu akan mudah kehilangan arah, menyerah di tengah jalan, atau bahkan berhenti sama sekali sebelum mencapai apa yang diinginkan. Oleh karena itu, memahami cara meningkatkan motivasi diri dapat membantu kita bertahan dan terus berusaha hingga tujuan tercapai.

Ingat, melakukan kebiasaan baru akan lebih mudah jika dimulai dari hal-hal kecil. Jadi pilihlah kegiatan yang lebih mungkin untuk dilakukan ya. Supaya kamu juga lebih semangat melakukannya. Misalnya, di tahun baru ini, kamu ingin menjadi pribadi yang lebih disiplin atau kamu bisa membuat jadwal harian atau daftar tugas tujuan kamu , bisa tulis dijurnal kamu lho! Dengan adanya kebiasaan yang teratur, otak akan terbiasa bekerja sesuai ritme, sehingga tujuan yang di targetkan dapat tercapai.

Berfokus pada Proses, Bukan pada Hasil

Saat kamu melakukan kebiasaan baru, kita ingin cepat mendapatkan hasilnya. Misalnya kamu ingin rutin berolahraga agar mendapatkan tubuh yang bagus. Jadi, saat kamu berolahraga kamu hanya terpaku pada hasil tubuh yang bagus.

Saat hasil ini ternyata tidak kunjung bisa didapatkan, jadi ngedown sendiri deh! Kemudian jadi malas untuk berolahraga. Maka dari itu, lebih baik kita berfokus pada proses. Menikmati proses tanpa mengkhawatirkan hasil akan membuat kamu lebih enjoy untuk melakukan kebiasaan baru ini.

Jika Anda mulai fokus pada proses bukan hanya hasil, cara anda melakukan pekerjaan dan apa yang Anda capai akan berubah dengan sangat cepat. Anda tidak akan mendaki gunung hanya dengan melihat puncaknya kan?

Kenapa proses itu penting? Karena di sanalah kamu belajar dan bertumbuh. Kalau hanya terobsesi sama hasil akhir, kamu bakal gampang menyerah. Tapi kalau kamu menikmati setiap prosesnya, maka tanpa sadar hasilnya bakal mengikuti.

Apa Itu Hidup Produktif?

hidup produktif adalah kunci keberhasilan untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Meski tidak mudah, ada beberapa cara yang bisa kamu coba untuk meningkatkan produktivitas, seperti menetapkan tujuan yang jelas, membuat prioritas, dan lain-lain.

Bagaimana Kita Tahu Hidup sudah Produktif?

Hidup produktif dinilai dari diri kita sendiri, yang sudah nyaman dengan pencapaian saat ini, dan siap membangun kedepan


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *